LINUX
Perintah dasar linux
Basic command
Perintah-perintah dasar Linux perintah-perintah dalam sistem operasi under Unix bersifat case sensitive, perintah tersebut membedakan antara penggunaan huruf besar (capital) dengan huruf kecil. Artinya perintah ‘ls’ dengan ‘LS’ atau’Ls’ atau ‘lS’ akan diterjemahkan sebagai perintah yang berbeda. Dalam sistem operasi under UNIX banyak sekali kombinasi perintah yang bisa digabungkan dalam satu perintah artinya dalam satu perintah bisa terdiri dari beberapa perintah dasar. Apabila kita kesulitan atau bingung karena banyak kombinasi perintah, option atau syntax yang digunakan, kita bisa melihat howto-nya,readme,atau manual pagenya. Contoh, bila kita ingin mengetahui sintak2 apa saja yang dapat digunakan dalam perintah ‘ls’ kita hanya cukup mengetikan ‘man ls’ atau ‘ls -help’ maka nanti akan ditampilkan semua informasi tentang perintah ‘ls’ dari option2nya hingga sintak2 penulisannya. Berikut ini adalah beberapa perintah dasar dalam sistem operasi under UNIX khususnya Linux :
man atau -help
fungsi : untuk melihat halaman manual dari suatu perintah
cth : man ls : melihat halaman manual dari perintah ls
ls
fungsi : untuk melihat isi suatu direktori “untuk option2nya dapat dilihat pada “halaman manual”
cth :
ls -l : untuk melihat file atau direktori pd direktori aktif dengan menyertakan atributnya
ls -la /etc : untuk melihat file atau direktori pada direktori /etc beserta file hiddennya
ket : pada sistem operai under UNIX menggunakan ‘/’ untuk memisahkan parent directory dengan child directory, sedangkan pada DOS menggunakan ‘ \’
cd
fungsi : untuk berpindah direktori (change directory)
cth :
cd /home/sparrow : untuk berpindah ke direktori /home/sparrow
cd .. : untuk berpindah ke parent directory dari direktori aktif
ket : penggunaan cd tanpa nama direktori akan menuju ke home direktori,sedangkan penggunaan cd- akan menuju ke direktori aktif sebelumnya.
mkdir
fungsi : untuk membuat direktori baru
cth :
mkdir dany : untuk membuat direktori baru dengan nama dany pada direktor aktif
mkdir dany sparrow : membuat dua direktori baru dany dan sparrow
ket : penggunaan spasi pada nama direktori akan diasumsikan sebagai beberapa nama direktori baru
rmdir
fungsi : untuk menghapus direktori yang sudah kosong
cth :
rmdir dany : untuk menghapus direktori dengan nama dany
cp
fungsi : untuk mengkopi file atau direktori
cth :
cp coba_in /home :mengkopi file coba_in ke direktori /home
cp test /home/dokumenku : mengkopi file test ke direktori /home/dokumenku,apabila dalam direktori home tidak ada direktori dokumenku, maka file akan dikopi ke direktori home sekaligus diganti nama filenya dengan nama dokumenku.
mv
fungsi : untuk memindahkan file atau direktori dan atau me-rename-nya
cth :
mv /home/dany /etc : memindahkan file atau direktori dany yang berada di dalam direktori /home ke dalam direktori /etc dengan nama dany
mv dany sparrow : mengubah (me-rename) file dany menjadi sparrow pada direktori aktif
rm fungsi : untuk menghapus file
cth :
rm dataku : menghapus file dataku pada direktori aktif
pwd fungsi : untuk mengetahui path direktori yang sedang aktif (print working directory)
passwd fungsi : untuk mengganti password user yang sedang aktif
useradd fungsi : untuk menambah user
userdel fungsi : untuk menghapus user
cat fungsi : untuk melihat isi file atau membuat suatu file
cth :
cat dany : melihat isi file dany
cat >sparrow : membuat file baru dengan nama sparrow (untuk mengakhirinya tekan (Ctrl+D)
less fungsi : untuk menampilkan isi file
cth :
less latihan.txt : menampilkan file latihan.txt
find fungsi : untuk mencari file/direktori
cth :
find / -name dany.txt -print : mencari file dany.txt keseluruh direktori dan menampilkannya pada layar.
ket : untuk mencari file atau direktori pada direktori tertentu cth : find /home -dany.txt
pico atau vi fungsi : editor file/text editor
cth :
pico dany.txt : mengedit file dany.txt
who atau w fungsi : untuk melihat user yang sedang aktif
ps fungsi : untuk melihat proses yang sedang aktif / sedang dijalankan oleh sistem
kill fungsi : untuk menghentikan atau mematikan proses yang ada
cth :
kill -9 245 : mematikan / menghentikan proses dengan nomor PID 245
ket : untuk bisa menggunakan nomor signalnya atau bisa juga menggunakan nama signalnya
more
fungsi : untuk melihat isi file dan melihat output di layar,bila dalam satu layar tidak cukup maka akan ditampilkan per layar
uname fungsi : untuk melihat versi Linux
cth :
[root@localhost sparrow]# uname -r
2.6.12-12mdk
[root@localhost sparrow]#
atau cara lain dengan melihat isi file /proc/version
cth :
[sparrow@localhost ~]$ cat /proc/version
Konvergensi Teknologi Informasi & Internet di Indonesia
Berawal dari peralatan sederhana PC 286 bekas & teknologi amatir radio paket 1200bps di tahun 1992-an. Teknologi Internet amatir radio sederhana berbasis ORARI mulai debut Internet Indonesia mengkaitkan BPPT, UI, LAPAN, Pusdata Depperindag dan ITB di tahun 1992-an. Saat ini, Internet di Indonesia mulai subur di dorong anak muda hingga pemakai sekitar 1.5 juta orang dan terus bertambah. Isu berkisar di dua bidang utama yaitu akses Internet dan aplikasi-nya, yang mempunyai konsekuensi tidak hanya dari sisi teknologi tapi juga bidang lain seperti ekonomi, sosial, budaya, hukum (cyberlaw) & pendidikan. Keberadaan cyberlaw, cyber-policy & badan setingkat menteri di Indonesia menjadi santer untuk memfasilitasi pemanfaatan maksimal konvergensi wahana 3C (computer, communication & content). Kebebasan merupakan ciri khas wahana internet dengan regulasi pemerintah minimum & sangat diwarnai oleh kooperasi, kompetisi & konsensus para pelakunya. Semakin dibebaskan semakin marak dunia Internet & IT di Indonesia, bahkan keppres 118/2000 membuka kesempatan investor asing berkiprah di dunia 3C Indonesia bahkan bila perlu diberikan insentif pada investor daripada bertumpu kebijakan berhutang ke IMF, ADB & Bank Dunia.
e-Government & Cyberlaw
Kerangka hukum cyber Indonesia menjadi startegis untuk menjamin rasa aman, keabsahan informasi & jaminan / insentif bagi para investor. Hak asasi manusia (pasal 28 amendemen ke dua UUD’45) harus ditegakan untuk dapat berkomunikasi & hak untuk berpartisipasi dalam masyarakat informasi global tanpa dibatasi dimensi fisik, ruang, waktu dan institusi. Revisi beberapa kerangka hukum dan kebijakan pemerintah perlu dilakukan untuk mengantisipasi hilangnya batas dimensi ruang, dimensi waktu & mempercepat transaksi dunia maya khususnya untuk pembuktian perkara. Beberapa contoh masalah strategis bagi Indonesia adalah pendelegasian domain *.id, deklarasi internet sebagai free trade zone oleh AS, audit keuangan, pajak transaksi e-commerce, keamanan transaksi keuangan yang tidak lagi dibatasi besaran fisik. DEPKEH masih tertatih-tatih untuk cyberlaw. Di motori Arrianto Mukti Wibowo PUSILKOM-UI, Edmon Makarim FH-UI dkk. kerangka awal cyberlaw Indonesia telah di tanamkan melalui Riset Unggulan Terpadu (RUT). Kerangka tersebut ada di http://www.geocities.com/amwibowo/resource.html. Saat ini, pembangunan cyberlaw & cyber policy terus berjalan di beberapa lini baik KADIN bidang TPM, Hinca Panjaitan internews.or.id dkk selain UI.
Transparansi kebijakan telekomunikasi tampaknya terus dilakukan baik oleh asosiasi ISP (APJII), Masyarakat Telekomunikasi (MASTEL) maupun DITJEN POSTEL yang menyebabkan persaingan akses informasi / telekomunikasi makin marak. Berbagai regulasi / draft public policy dapat dilihat di http://www.postel.go.id. Pelibatan masyarakat dalam proses kebijakan POSTEL seperti di mailing list regulasi-internet@itb.ac.id, mastel-e-commerce@egroups.com, telematika@egroups.com adalah pola revolusioner dalam kebijakan pemerintah yang biasanya tidak dirasakan transparan. Bukan mustahil, adopsi pola ini akan mendorong sebuah e-government yang transparan, terbuka dan dapat di audit oleh masyarakat bahkan memungkinkan proses demokrasi tanpa mekanisme perwakilan.
Infrastruktur Akses Informasi
Bervisikan mentransformasikan bangsa menuju knowledge based society (dalam konsep Nusantara-21), kemampuan akses internet menjadi sangat penting artinya. Jumlah ISP yang 100+ (operasional 35+) dan terus bertambah “hampir” tidak dibatasi pemerintah, bahkan berkembang dengan adanya KabelVision, dan satelit Internet murah dari Telkom, Satelindo & Infokom dengan kecepatan akses 256Kbps s/d 2Mbps. Semua lebih menarik lagi jika BKPM tidak menghalangi 95% PMA masuk & tidak mengharuskan pemodal asing untuk bekerjasama dengan operator incumbent (Telkom & Indosat). Mulai 8 September 2000 UU36’99 telah berlaku dan membuka kompetisi yang di imbangi interkoneksi & universal service obligation (USO), akan lebih menarik apabila hak ekslusif Telkom & Indosat bisa diputus tahun 2003. Bukan mustahil biaya akses Internet ditekan, sebagai contoh tarif bandwidth internasional Indonesia-Internet hanya 30%-an dari yang kita bayar sekarang, coba saja sambungan Internet melalui satelit Loral tanpa Indosat maupun Satelindo.
Warung Internet (WARNET) menjadi alternatif akses Internet di kota besar Jakarta, Bandung, Bogor, Jogya, Surabaya saat ini terdapat antara 40-200 WARNET tiap kota. Bertumpu pada mailing list asosiasi-warnet@egroups.com para penyelenggara WARNET saling tolong dan berbagi pengetahuan. Ditolong buku teknologi Internet & WARNET yang tersedia ditoko buku Gramedia dkk. dengan harga murah. Investasi Rp. 50-150 juta, memungkinkan balik modal dalam 1-2 tahun jika jeli menembak pasar. Jasa tambahan, seperti training internet, jasa membuatkan web, jasa e-commerce, bahkan konsultan WARNET yang terdokumentasi sangat membantu usaha WARNET agar survive. Untuk menambah gairah WARNET perlu kebijakan seperti dilegalkan penggunaan saluran telepon koin (TUCP) karena pulsa 40% lebih murah, tidak perlu PKS dengan Telkom, tidak perlu lisensi cukup ijin usaha pemda, alokasi frekuensi ISM Band 2.4GHz, 5.8GHz, 10GHz, 24GHz & 140MHz tanpa lisensi / kemudahan bagi WARNET dan pendidikan. Bagi praktisi jeli, aplikasi teknologi WARNET dapat digunakan menyambungkan gedung perkantoran, real-estate / kompleks perumahan, menyambung sekolah yang akan cepat membalikan modal, bahkan mahasiswa Malang membangun RT/RW Net dengan teknologi WARNET. Lagi-lagi Bandung, WARNET Pointer WAHID melakukan terobosan mengembangkan WARNET Mobil menggunakan sebuah VW Combi berteknologi radio kecepatan 64Kbps & 2Mbps. Bayangkan jika teknologi WARNET mobil tanpa kabel boleh dikembangkan ke desa-desa yang infrastruktur telkom-nya masih payah. Tentunya kebijakan alokasi frekuensi menjadi kunci-nya.
Internet radio adalah salah satu alternatif menarik sejak awal pertumbuhan Internet Indonesia. ORARI telah menunjukan sebagai salah satu motor dengan aktifitas di ybnet-l@itb.ac.id dan membangun gateway jaringan AMPRNet (Amateur Packet Radio Network) di Jakarta, Bandung, Malang, Surabaya dan Salatiga pada band amatir 40m, 2m dan 70cm. Alangkah menariknya jika dimungkinkan kelas amatir radio digital untuk experimen komunikasi digital & mendukung pembangunan Internet Indonesia.
Linux
Suse
Suse adalah distro Linux yang saya suka. Karena Yast pada SuSe memudahkan saya dalam mengoperasikan SuSe. Selain itu tampilannya pun menarik dan juga User Friendly. Selain SuSE distro yang menarik menurut saya adalah Mandrake dan juga Redhat.. RPM pada RED hat juga membantu dalam pengoperasian program – program pada RED HAt, tapi saya lebih suka dengan YAST pada SuSE
1. Keterangan Gambar Window dari Power Quest Partition Magic 8
a. Menubar
b. Visualisasi partisi hardisk, keterangan warna di g.
c. Keterangan partisi harddisk.
d. “Pick a Task”, fungsi-fungsi untuk melakukan perubahan terhadap beberapa partisi.
e. “Partition Operations”, fungsi-fungsi untuk melakukan perubahan terhadap partisi tertentu. Untuk mengaktifkan fungsi ini anda harus memilih satu partisi.
f. “Operation Pending”, Tugas-tugas yang hendak dijalankan oleh partition magic. Untuk menjalankan operasi-operasi tersebut tekan tombol “Apply”, tetapi anda harus yakin dan mantap terlebih dahulu. Karena apabila terjadi kesalahan, maka data anda bisa hilang.
Tombol “Undo” digunakan untuk menghapus tugas yang hendak dijalankan. Penghapusan dimulai dari bawah ke atas.
Catatan : tombol “Undo” hanya bisa digunakan selama tombol “Apply” belum ditekan. Apabila “Apply” sudah ditekan hanya bisa dihentikan dengan menekan “Cancel”, tetapi ini sebaiknya dihindari karena bisa merusak partisi atau harddisk.
g. Keterangan warna dari visualisasi partisi.
2. Cara Membuat Partisi
Langkah-langkah :
1. Pilih satu partisi yang memiliki “Type” Unallocated atau pada gambar partisi berwarna abu-abu.
2. Pilih pada Partition Operations , Create Partition.
3. Pada Create as gunakan keterangan Jenis Partisi. Partition Type sesuaikan dengan OS yang dipakai. Size untuk menentukan besar partisi. Position untuk menentukan darimana penghitungan besar partisi. Dari depan atau dari belakang Unallocated partition.
4. Klik OK.
3. Cara Memformat Partisi
Langkah-langkah :
0. Pilih partisi yang akan diformat.
1. Klik kanan dan pilih “Format”.
2. Pada Partition Type pilih tipe partisi yang anda inginkan. Dan isi nama label.
3. Klik OK.
4. Cara Menghapus Partisi
Langkah-langkah :
0. Pilih satu partisi.
1. Pilih pada Partition Operations, Delete Partition.
2. Pilih bagaimana anda ingin menghapus partisi anda.
3. Klik OK.
5. Cara Mengubah Besar Partisi
Langkah-langkah :
0. Pilih satu partisi.
1. Pilih pada Partition Operations, Resize/Move Partition.
2. Lakukan pengubahan dengan mengubah besar dari gambar partisi ke kiri atau ke kanan. Pada gambar partisi yang berwarna hijau tua adalah partisi yang telah dipakai, yang berwarna hijau muda adalah partisi yang belum terpakai, dan yang berwarn abu-abu adalah partisi yang belum dialokasikan/dibuat.
3. Klik OK.
Catatan :
Mengubah besar partisi diusahakan dari sebelah kanan, karena apabila dari sebelah kiri maka perlu ada data-data yang dipindahkan, sehingga membutuhkan waktu yang lama.
Apabila anda ingin mengubah besar partisi lebih kecil daripada partisi yang telah terpakai, gunakan pemisahan partisi.
6. Cara Mengubah Tipe dan Jenis Partisi
Langkah-langkah :
0. Pilih partisi yang ingin diubah tipenya.
1. Pilih pada Partition Operations, Convert partition.
2. Kondisi yang bisa diubah :
Partisi dengan OS Win XP bisa diubah tipenya ke FAT 32 atau NTFS.
Partisi dengan OS Win 98 hanya bisa menggunakan FAT 32.
Logical Partition bisa diubah menjadi Primary Partition.
Primary Partition tidak bisa diubah.
3. Klik OK.
7. Cara Memisah dan Menggabung Partisi
Langkah-langkah memisah partisi :
0. Pilih partisi yang ingin dipisah.
1. Pilih pada Partition Operations, Split partition.
2. Pada tab “Data” anda memilih folder-folder yang dipindah ke partisi kedua. Pada tab “Size” anda menentukan besar dari partisi kedua dengan menggerakan balok pada gambar partisi. Balok tersebut akan terlihat di ujung kanan gambar. Apabila besar folder yang anda pindahkan lebih besar daripada besar partisi kedua yang anda sediakan, maka besar partisi kedua sebesar folder yang anda pindahkan.
3. Klik OK.
4. Catatan :
5. Perubahan partisi akan langsung dilakukan ketika anda tekan OK.
Langkah-langkah menggabung partisi Cara 1:
6. Pilih pada Pick a Task, Merge partitions.
7. Klik Next. Pilih harddisk letak dari partisi-partisi yang anda ingin gabungkan. Klik Next.
8. Pilih partisi pertama yang akan digabungkan. Partisi pertama akan dibesarkan. Klik Next.
9. Pilih partisi kedua yang akan digabungkan. Partisi kedua akan menjadi folder dari partisi pertama. Klik Next.
10. Tuliskan nama folder dari partisi kedua.. Klik Next.
11. —–Maaf terjadi error pada program saya, silahkan anda teruskan langkah-langkah selanjutnya sendiri.—–
Langkah-langkah menggabung partisi Cara 2 :
12. Pilih salah satu dari partisi yang ingin digabung.
13. Klik kanan dan pilih Merge.
14. Pilih salah satu dari beberapa pilihan penggabungan di bagian atas. Di bagian tengah masukkan nama folder partisi yang akan menjadi folder dari partisi yang lain. Di bawah pilih tipe partisi gabungan.
15. Klik OK.
8. Rescue Diskettes
Rescue diskettes memungkinkan anda menjalankan Partition Magic tanpa perlu masuk ke Windows. Anda menjalankannya dengan memboot dari floppy disk.
Yang diperlukan : 2 disket kosong terformat.
Cara membuat :
0. Cara 1 : Ketika CD dimasukkan maka akan melakukan autorun, pilih “Partition Magic”, kemudian pilih “Rescue Diskettes”. Ikuti instruksi pada layar anda.
1. Cara 2 : Setiap penginstallan Partition Magic akan selalu disarankan untuk membuat rescue diskettes. Pilih Yes. Ikuti instruksi pada layar anda.
2. Cara 3 : Pada window Partition Magic pilih menu “Tools”, kemudian pilih Create Rescue Disks. Ikuti instruksi pada layar.
Langkah-langkah penggunaan :
3. Masuk ke BIOS atur agar computer boot ke Legacy Floppy (Floppy Disk).
4. Masukkan Rescue Disk 1. Save BIOs dan keluar.
5. Apabila langkah anda benar maka komputer boot ke floppy. Dan setelah beberapa lama meminta agar dimasukkan disk ke 2.
6. Apabila langkah anda benar maka anda akan masuk ke window Partition Magic.
7. Dari sini pemakaian tidak jauh beda dengan Partition Magic yang telah diiinstal.
“Type” dari partisi :
• FAT 16/FAT : Partisi standar Win 95 dan DOS. Partisi besar maksimalnya hanya sanggup hingga 2 GB saja
• FAT 32 : Partisi standar Win 98. Partisi ini jenis yang paling cocok untuk dijadikan tempat penyimpanan data karena bisa dibaca dari operating system apa saja.
• NTFS : Sistem partisi pada Windows NT/2000/XP/2003. Bisa menghasilkan sekuriti dan kecepatan yang lebih baik daripada FAT 32. Sistem partisi ini tidak bisa terbaca dari Win 9x dan hanya read only pada Linux.
• Linux Ext2 dan Ext3 : Sistem partisi untuk file Root dan Home pada Linux. Linux Swap : type partisi yang digunakan untuk virtual memory pada Linux.
“Status” : status “Active” digunakan untuk memilih partisi yang digunakan sebagai Operating System.
Jenis Partisi :
• Primary Partition : Adalah jenis partisi yang paling utama, dimana untuk windows berbasis win9x harus diinstall di jenis partisi ini. Jumlah maksimal hanya sampai 4.
• Extended Partition : Adalah salah satu jenis dari primary partition. Dimana jenis partisi ini tidak bisa diisi data, hanya sebagai wadah dari partisi logical. Jumlah maksimal hanya satu.
• Logical Partition : Partisi yang berada di dalam extended dan berisi data. Dengan menggunakan partisi jenis ini kita bisa membuat partisi lebih dari 4.
Implementasi Fungsi Hash di GNU/Linux (bagian pertama)
Wed, 07/11/2007 – 10:12 — k4rf1
Pernahkah anda memikirkan bagaimana sebuah password disimpan di dalam komputer ? Atau bagaimana menjamin keaslian isi suatu file ? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, terlebih dahulu kita akan berkenalan dengan kriptografi. Kriptografi adalah seni menyembunyikan pesan terang (plaintext) menjadi pesan yang acak (ciphertext). Kriptografi merupakan bagian dari kriptologi. Selain kriptografi, kriptanalisis juga merupakan bagian dari kriptologi. Kriptanalisis merupakan usaha untuk mendapatkan plaintext dari suatu ciphertext tanpa mengetahui kuncinya. Kriptanalisis juga mengandung usaha untuk menemukan kelemahan dari suatu sistem kriptografi. Jadi perkembangan kriptanalisis juga semakin mendorong perkembangan kriptografi, dan sebaliknya. Cakupan bahasan kriptografi sangat luas sehingga tidak akan kami paparkan dalam tulisan ini. Semoga bisa kami bahas pada kesempatan lain.
Salah satu yang dipelajari dalam kriptografi adalah fungsi hash satu-arah (one-way hash function) – selanjutnya disebut fungsi hash. Fungsi hash merupakan suatu fungsi h yang memetakan input x dengan panjang berapapun pada output h(x) dengan panjang tetap, sifat ini disebut fungsi kompresi. Properti lainnya adalah mudah untuk menghitung nilai h(x) namun sangat sulit untuk mendapatkan input x dengan diketahui nilai h(x), sifat ini disebut property preimage. Fungsi hash inilah yang akan memainkan peranan yang penting dalam penyimpanan password dan integritas data pada suatu sistem operasi, khususnya GNU/Linux.
Password pengguna (users) pada GNU/Linux disimpan dalam file /etc/passwd.
Harus membuat jaringan kecil ? Daripada dengan Windows NT Server, mengapa tidak mencoba yang murah meriah ?
Samba adalah himpunan aplikasi yang bertujuan agar komputer dengan sistem operasi Linux, BSD ( atau UNIX lainnya) dapat bertindak sebagai file dan print server yang berbasis protokol SMB (session message block).
Jaringan yang semacam ini biasa dijumpai pada Windows workgroup atau Windows NT Domain. Samba juga dilengkapi dengan beberapa program bantu sehingga sistem operasi Linux (dan UNIX lainnya) bisa mengakses resources yang ada pada jaringan Windows yang telah ada. Bisa dikatakan, Samba adalah jembatan penghubung antara Windows dan UNIX.
Untuk skala kecil hingga menengah, banyak administrator jaringan yang menerapkan konsep jaringan berbasis domain menggunakan Windows NT. Yang dinamakan sebagai domain adalah sekelompok komputer jaringan yang mengandalkan pada sebuah server untuk melakukan validasi user. Dengan kata lain, hanya user terdaftar yang diijinkan masuk ke dalam domain tersebut dan mengakses semua fasilitas domain yang disediakan. Primary Domain Controller (PDC) – atau yang juga sering disebut sebagai domain server – lazimnya diimplementasikan dengan Windows NT Server walaupun tidak menutup kemungkinan bisa juga digantikan dengan Samba. Sejak versi 2.2, Samba mulai menyediakan dukungan resmi terhadap penggunaannya sebagai PDC. Tidak tanggung-tanggung, fitur khas PDC-nya Windows NT semacam roaming profile, policies, dan autentikasi untuk SQL Server juga disediakan dengan baik oleh SMB.
Samba terdiri atas dua program yang berjalan di background: SMBD dan NMBD. Secara singkat dapat disebutkan bahwa SMBD adalah file server yang akan menghasilkan proses baru untuk setiap client yang aktif sementara NMBD bertugas mengkonversi nama komputer (NetBIOS) menjadi alamat IP sekaligus juga memantau share yang ada di jaringan. Kerja SMBD sendiri diatur melalui file konfigurasi /etc/smb.conf. Dengan membuat file konfigurasi yang tepat, Samba dapat dijadikan file server, print server, domain controller, dan banyak fungsi lainnya.
Membuat sebuah PDC dengan Samba bisa dikatakan pekerjaan yang tidak terlalu rumit. Mula-mula jelas Anda membutuhkan komputer yang menjalankan Linux, dengan service Samba yang sudah terinstal (untuk mudahnya, Anda bisa saja menginstalasi Mandrake 8.2 yang CD-nya pernah dihadirkan di InfoLINUX). Selanjutnya, bukalah file /etc/smb.conf. Dapat Anda lihat bahwa isi file konfigurasi ini strukturnya bisa dimengerti dengan mudah, beberapa distro bahkan memberikan keterangan yang rinci mengenai masing-masing variabel yang digunakan.
Sebagai PDC, variabel konfigurasi yang paling penting adalah domain logons, security, dan os level. Berikut adalah file /etc/smb.conf yang bisa dijadikan contoh.
domain logons = yes
security = user
encrypt passwords = yes
local master = yes
domain master = yes
preferred master = yes
os level = 65
wins support = yes
netbios name = jupiter
workgroup = solar
[netlogon]
comment = The domain logon service
path = /usr/local/samba/netlogon
public = no
writeable = no
Variabel domain logons menyatakan bahwa Samba akan difungsikan sebagai logon server ke dalam domain. Ini juga dibarengi dengan pengaturan domain master, local master, dan preferred master supaya Samba yang akan menjadi PDC ini ‘memenangkan’ status sebagai domain server. Kalau variabel-variabel ini tidak diatur menjadi yes, maka ada domain server yang dipilih oleh sebuah client bisa jadi adalah PDC lain (dengan Windows NT Server) yang mungkin ada di dalam jaringan sama. Domain juga hanya bisa diaktifkan jika level security adalah user. Variabel netbios name dan workgroup masing-masing menyatakan nama komputer yang menjadi domain server (dalam contoh di atas: Jupiter) dan nama domain untuk jaringan ini (dalam contoh di atas: Solar). Bagian [netlogon] dibutuhkan untuk mengatur Netlogon yang selalu dibutuhkan dalam jaringan domain.
Kalau file /etc/smb.conf ini sudah dimodifikasi, maka service Samba perlu direstart agar SMBD mulai bekerja berdasarkan file konfigurasi tersebut. Jangan lupa bahwa Anda harus melakukannya sebagai root. Untuk Mandrake, perintahnya adalah:
service smb reload
Sementara di SuSE bisa lebih singkat:
rcsmb restart
Nah, karena PDC dibuat untuk autentikasi user, sekarang adalah saatnya membuat user Samba yang nantinya akan menjadi user untuk jaringan. Ilustrasi berikut ini menunjukkan bagaimana menambah user yang bernama sudra.
Mula-mula user sudra ini harus terdaftar terlebih dahulu ke dalam catatan user di Linux, yang dapat dilakukan dengan perintah useradd. Kadang lebih gampang menggunakan utility yang dikemas distro untuk urusan menambah user ini, seperti YaST untuk SuSE atau setup-nya Red Hat. Langkah selanjutnya adalah menambahkan user sudra sekaligus mengeset passwordnya ke dalam sistem Samba dengan perintah:
smbpasswd -a sudra
Anda akan ditanya password untuk user ini dua kali (salah satunya untuk konfirmasi). Perhatikan bahwa ini bukanlah password login yang biasa. Keduanya adalah hal yang berbeda, password untuk login langsung ke Linux disimpan di file /etc/passwd sementara password Samba ada di file /etc/smbpasswd.
Setelah langkah ini, restart kembali service Samba (lihat beberapa paragraf yang lalu) dan kini user sudra sudah dikenali. Untuk mengujinya, Anda bisa mengakses komputer Jupiter (yang menjalankan Samba) misalnya dari Network Neighborhood-nya Windows. Ketika ditanya username dan password, tinggal masukkan informasi user sudra. Mudah sekali kan ?
Sebagai catatan, menambah user dan hal-hal administratif lainnya sebetulnya bisa dikerjakan via web, yakni dengan SWAT (Samba Web Administration Tools). Jika SWAT ini terinstal dengan baik, maka fungsi-fungsinya bisa diakses melalui browser pada port 901. Untuk kasus contoh di atas, berarti ada tinggal membuka alamat http://jupiter:901/ dari Konqueror atau Mozilla (atau browser favorit Anda).
Mengatur Samba via SWAT
Untuk menyambungkan sebuah komputer dalam jaringan sehingga dikenali dalam domain, maka harus dilakukan langkah-langkah tertentu. Jangan lupa, karena Samba menggunakan protokol TCP/IP (bukan Microsoft NetBEUI), pastikan bahwa komputer-komputer tersebut sudah menyediakan dukungan TCP/IP dalam sistem jaringannya.
Untuk masing-masing client yang akan dikenali sebagai bagian dari domain, Anda harus mendaftarkannya terlebih dahulu. Caranya sendiri juga tidak sulit. Mula-mula komputer yang ingin bergabung ke dalam domain harus ditambahkan ke daftar user Samba. Contoh berikut menunjukkan cara membuat komputer bernama Mars dan Pluto dikenali di dalam domain.
Pertama, buatlah user bernama mars$ dan pluto$ untuk masing-masing komputer tersebut, perhatikan tanda dollar ($) sebagai akhirannya. Cara cepat adalah dengan perintah semacam ini:
useradd -s /bin/false -d /dev/null -c “Samba Account” mars$
useradd -ss /bin/false -d /dev/null -c “Samba Account” pluto$
Jangan lupa tanda backslash (\) karena kalau tidak tanda dollar ($) akan dianggap sebagai karakter khusus dan bermakna lain. Jika Anda masih belum paham sepenuhnya dengan perintah useradd sendiri, silakan lihat dokumentasinya (man useradd).
Langkah kedua adalah menambahkan Mars dan Pluto ke sebagai user Samba. Perintahnya mirip dengan menambahkan user biasa, hanya di sini ditambahkan option -m:
smbpasswd -a -m mars
smbpasswd -a -m pluto
Jika tidak ada masalah, Anda akan menjumpai pesan seperti di bawah ini:
Added user mars$
Password changed for user mars$
Walaupun komputer Mars dan Pluto telah terdaftar sebagai client, sebagai langkah terakhir, Anda perlu membuatnya komputer atau client tersebut secara eksplisit menggabungkan diri ke dalam domain.
Untuk client yang menggunakan Windows NT Workstation, loginlah sebagai Administrator, kemudian dari menu Start, pilihlah Settings, Control Panel, dan jalankan Network. Dari kotak dialog yang tampil, pilihlah Identification lalu klik tombol Change. Masukkan nama domain yang baru diikuti dengan mengklik tombol OK. Tunggulah beberapa saat, akan muncul pesan “Welcome to (Nama-Domain)”. Hal ini menandakan komputer tersebut sudah terhubung ke domain.
Sementara itu, dengan Windows 98 mula-mula pilih menu Start, Settings, Control Panel, dan jalankan Network. Aktifkan pilihan ‘Client for Microsoft Network’ dan klik tombol Properties. Selanjutnya tandai pilihan ‘Log on to Windows NT Domain’ diikuti dengan memasukkan nama domainnya. Sekarang tinggal klik tombol OK. Sialnya, Anda masih harus melakukan reboot satu kali.
Menggabungkan Windows 98 ke dalam domain
Dari client, kini Anda bisa login sebagai sudra dan langsung masuk ke dalam domain SOLAR. Bila hingga tahap ini semuanya sudah sukses dan tanpa masalah, Anda bisa menambahkan user-user yang dibutuhkan, sekaligus juga menggabungkan client-client yang lain. Untuk mengatasi masalah roaming profile, logon scripts, dan policies, silakan merujuk ke dokumentasi Samba yang telah dengan jelasnya menguraikan masalah tersebut.
Mungkin masih ada yang bertanya: mengapa repot-repot dengan Samba kalau Windows NT Server sudah menyelesaikan masalah ? Dan lagi apakah tidak berbahaya sebuah jaringan yang dibangun atas aneka sistem operasi ? Sebenarnya, uraian di atas sudah dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan semacam ini. Menggunakan Samba jelas menyebabkan Anda tidak perlu membeli lisensi Windows NT 4 Server yang lumayan mahal: tidak kurang dari US$ 1000 untuk total 10 client (kalau membajak, itu lain persoalan). Awal Juni lalu, Microsoft juga memutuskan untuk mempensiunkan Windows NT 4 Server sehingga tidak ada pilihan untuk ke depannnya selain beralih ke Windows 2000.
Sebagaimana dikutip di awal tulisan, untuk kebutuhan layanan jaringan yang sederhana, Samba yang difungsikan sebagai PDC pun sudah lebih dari cukup. Dan bagi komputer-komputer yang bertindak sebagai client, tidak akan menjadi masalah apakah PDC-nya Windows NT atau Samba. Semuanya betul-betul transparan.
Di sisi lain, jelas bahwa kebutuhan perangkat keras untuk menjalankan Samba bisa lebih bersahaja dibandingkan dengan Windows NT Server. Anda bisa saja menggunakan komputer lama yang hanya Pentium 133 dan diinstalasi Linux secara minimum yaitu sekedar dukungan jaringan, journaling file-system, tanpa antarmuka grafis seperti KDE atau GNOME. Disebut-sebut komputer 486DX2-66 saja sudah cukup untuk melayani hingga 10 client. Uniknya lagi, begitu Samba sudah diaktifkan, monitor dan keyboardnya pun bebas untuk dilepaskan karena sudah tidak diperlukan sementara untuk kebutuhan administrasi, Anda tinggal login dari jauh (remote shell) atau memanfaatkan
Konvergensi Teknologi Informasi & Internet di Indonesia
Onno W. Purbo
Berawal dari peralatan sederhana PC 286 bekas & teknologi amatir radio paket 1200bps di tahun 1992-an. Teknologi Internet amatir radio sederhana berbasis ORARI mulai debut Internet Indonesia mengkaitkan BPPT, UI, LAPAN, Pusdata Depperindag dan ITB di tahun 1992-an. Saat ini, Internet di Indonesia mulai subur di dorong anak muda hingga pemakai sekitar 1.5 juta orang dan terus bertambah. Isu berkisar di dua bidang utama yaitu akses Internet dan aplikasi-nya, yang mempunyai konsekuensi tidak hanya dari sisi teknologi tapi juga bidang lain seperti ekonomi, sosial, budaya, hukum (cyberlaw) & pendidikan. Keberadaan cyberlaw, cyber-policy & badan setingkat menteri di Indonesia menjadi santer untuk memfasilitasi pemanfaatan maksimal konvergensi wahana 3C (computer, communication & content). Kebebasan merupakan ciri khas wahana internet dengan regulasi pemerintah minimum & sangat diwarnai oleh kooperasi, kompetisi & konsensus para pelakunya. Semakin dibebaskan semakin marak dunia Internet & IT di Indonesia, bahkan keppres 118/2000 membuka kesempatan investor asing berkiprah di dunia 3C Indonesia bahkan bila perlu diberikan insentif pada investor daripada bertumpu kebijakan berhutang ke IMF, ADB & Bank Dunia.
e-Government & Cyberlaw
Kerangka hukum cyber Indonesia menjadi startegis untuk menjamin rasa aman, keabsahan informasi & jaminan / insentif bagi para investor. Hak asasi manusia (pasal 28 amendemen ke dua UUD’45) harus ditegakan untuk dapat berkomunikasi & hak untuk berpartisipasi dalam masyarakat informasi global tanpa dibatasi dimensi fisik, ruang, waktu dan institusi. Revisi beberapa kerangka hukum dan kebijakan pemerintah perlu dilakukan untuk mengantisipasi hilangnya batas dimensi ruang, dimensi waktu & mempercepat transaksi dunia maya khususnya untuk pembuktian perkara. Beberapa contoh masalah strategis bagi Indonesia adalah pendelegasian domain *.id, deklarasi internet sebagai free trade zone oleh AS, audit keuangan, pajak transaksi e-commerce, keamanan transaksi keuangan yang tidak lagi dibatasi besaran fisik. DEPKEH masih tertatih-tatih untuk cyberlaw. Di motori Arrianto Mukti Wibowo PUSILKOM-UI, Edmon Makarim FH-UI dkk. kerangka awal cyberlaw Indonesia telah di tanamkan melalui Riset Unggulan Terpadu (RUT). Kerangka tersebut ada di http://www.geocities.com/amwibowo/resource.html. Saat ini, pembangunan cyberlaw & cyber policy terus berjalan di beberapa lini baik KADIN bidang TPM, Hinca Panjaitan internews.or.id dkk selain UI.
Transparansi kebijakan telekomunikasi tampaknya terus dilakukan baik oleh asosiasi ISP (APJII), Masyarakat Telekomunikasi (MASTEL) maupun DITJEN POSTEL yang menyebabkan persaingan akses informasi / telekomunikasi makin marak. Berbagai regulasi / draft public policy dapat dilihat di http://www.postel.go.id. Pelibatan masyarakat dalam proses kebijakan POSTEL seperti di mailing list regulasi-internet@itb.ac.id, mastel-e-commerce@egroups.com, telematika@egroups.com adalah pola revolusioner dalam kebijakan pemerintah yang biasanya tidak dirasakan transparan. Bukan mustahil, adopsi pola ini akan mendorong sebuah e-government yang transparan, terbuka dan dapat di audit oleh masyarakat bahkan memungkinkan proses demokrasi tanpa mekanisme perwakilan.
Infrastruktur Akses Informasi
Bervisikan mentransformasikan bangsa menuju knowledge based society (dalam konsep Nusantara-21), kemampuan akses internet menjadi sangat penting artinya. Jumlah ISP yang 100+ (operasional 35+) dan terus bertambah “hampir” tidak dibatasi pemerintah, bahkan berkembang dengan adanya KabelVision, dan satelit Internet murah dari Telkom, Satelindo & Infokom dengan kecepatan akses 256Kbps s/d 2Mbps. Semua lebih menarik lagi jika BKPM tidak menghalangi 95% PMA masuk & tidak mengharuskan pemodal asing untuk bekerjasama dengan operator incumbent (Telkom & Indosat). Mulai 8 September 2000 UU36’99 telah berlaku dan membuka kompetisi yang di imbangi interkoneksi & universal service obligation (USO), akan lebih menarik apabila hak ekslusif Telkom & Indosat bisa diputus tahun 2003. Bukan mustahil biaya akses Internet ditekan, sebagai contoh tarif bandwidth internasional Indonesia-Internet hanya 30%-an dari yang kita bayar sekarang, coba saja sambungan Internet melalui satelit Loral tanpa Indosat maupun Satelindo.
Warung Internet (WARNET) menjadi alternatif akses Internet di kota besar Jakarta, Bandung, Bogor, Jogya, Surabaya saat ini terdapat antara 40-200 WARNET tiap kota. Bertumpu pada mailing list asosiasi-warnet@egroups.com para penyelenggara WARNET saling tolong dan berbagi pengetahuan. Ditolong buku teknologi Internet & WARNET yang tersedia ditoko buku Gramedia dkk. dengan harga murah. Investasi Rp. 50-150 juta, memungkinkan balik modal dalam 1-2 tahun jika jeli menembak pasar. Jasa tambahan, seperti training internet, jasa membuatkan web, jasa e-commerce, bahkan konsultan WARNET yang terdokumentasi sangat membantu usaha WARNET agar survive. Untuk menambah gairah WARNET perlu kebijakan seperti dilegalkan penggunaan saluran telepon koin (TUCP) karena pulsa 40% lebih murah, tidak perlu PKS dengan Telkom, tidak perlu lisensi cukup ijin usaha pemda, alokasi frekuensi ISM Band 2.4GHz, 5.8GHz, 10GHz, 24GHz & 140MHz tanpa lisensi / kemudahan bagi WARNET dan pendidikan. Bagi praktisi jeli, aplikasi teknologi WARNET dapat digunakan menyambungkan gedung perkantoran, real-estate / kompleks perumahan, menyambung sekolah yang akan cepat membalikan modal, bahkan mahasiswa Malang membangun RT/RW Net dengan teknologi WARNET. Lagi-lagi Bandung, WARNET Pointer WAHID melakukan terobosan mengembangkan WARNET Mobil menggunakan sebuah VW Combi berteknologi radio kecepatan 64Kbps & 2Mbps. Bayangkan jika teknologi WARNET mobil tanpa kabel boleh dikembangkan ke desa-desa yang infrastruktur telkom-nya masih payah. Tentunya kebijakan alokasi frekuensi menjadi kunci-nya.
Internet radio adalah salah satu alternatif menarik sejak awal pertumbuhan Internet Indonesia. ORARI telah menunjukan sebagai salah satu motor dengan aktifitas di ybnet-l@itb.ac.id dan membangun gateway jaringan AMPRNet (Amateur Packet Radio Network) di Jakarta, Bandung, Malang, Surabaya dan Salatiga pada band amatir 40m, 2m dan 70cm. Alangkah menariknya jika dimungkinkan kelas amatir radio digital untuk experimen komunikasi digital & mendukung pembangunan Internet Indonesia.
Dalam dunia profesional Wireless Application Protocol (WAP) menjadi primadona yang memungkinkan konvergensi content Internet ke peralatan handphone. Penyelenggara infrastruktur GSM handphone di Indonesia tampaknya telah siap. Beberapa content provider seperti detik.com telah mulai menyiapkan fasilitas untuk mengintegrasikan diri ke infrastruktur WAP pertengahan tahun 2000. Dari pengalaman teknologi pendahulunya, seperti DataTAC Motorola oleh PT. Infokom Elektrindo, aplikasi yang menarik bagi pengguna Komputer bergerak terutama unified messaging yang mengintegrasikan e-mail, fax dan SMS dalam satu kesatuan dan saling berkomunikasi tanpa kesulitan.
Ancaman internet telepon (http://www.pulver.com) tampaknya cukup nyata bagi operator telekomunikasi seperti Indosat & Telkom. Keterbukaan teknologi internet telepon harusnya dapat menjadi alternatif bagi rakyat dalam memilih akses telekomunikasinya jika tarif telepon naik dikemudian hari. Perlu dilakukan intervensi DITJEN POSTEL supaya dimungkinkan, WARNET, rumah, kantor dengan internet telepon memperoleh nomor telepon, seperti 021 4201234, & dikenal oleh sentral di Telkom & Indosat dan akses telepon konvensional dari / ke internet telepon halal. Bandwidth exchange, minute exchange, interkoneksi yang fair dan transparan harus terbuka bagi semua operator, jangan sampai ada penolakan oleh operator incumbent kepada pengguna / operator internet telepon yang kecil setelah September 2000. Maka mekanisme competitive safe guard perlu di implementasikan pemerintah.
Media online
Media online, detik.com, kompas.com, astaga!com, satunet.com, oke.com, indonesiamu.com & kopitime.com tampak marak bahkan berusaha go-public dengan harga tinggi. Komunitas & jasa yang real harus dibangun untuk mendongkrak harga IPO, jangan jatuh seperti di Nasdaq. Keberhasilan memperpendek waktu tayang berita dari sumber beritanya dalam orde menit menjadikan media online kompetitor media cetak & elektronik & membuat LKBN Antara kelabakan. Indikasi ini ada di cache server jaringan internet pendidikan & WARNET. Sukses media online disebabkan hilangnya mekanisme kontrol orde baru DEPPEN, walaupun mekanisme kontrol sebaiknya tetap ada & diganti self-sensor & content rating oleh masyarakat & media.
Isu standar di dunia media adalah information balancing, pluralisme informasi untuk melawan hegemoni informasi. Teknologi memungkinan implementasi radio komunitas di band AM berkekuatan 10-100 watt & menjadi alternatif rakyat kecil untuk meneriakan suaranya tanpa perantara siapapun termasuk mahasiswa. Jaringan antar radio komunitas dapat bertumpu pada jaringan interaktif WARNET akan menyangga keaneka ragaman informasi yang terbangun secara swadaya dan swadana masyarakat. Teknologi Internet real-audio, real-video memungkinkan terbangun secara murah jaringan radio komunitas bahkan televisi komunitas. Implementasi teknologi ini dilakukan untuk menjaga keaneka ragaman informasi di masyarakat.
Pers kampus tampaknya aktif membangun jaringan mereka dan berusaha menyuarakan hati nurani rakyat. Jawa tengah dimotor pers mahasiswa UGM di kampusonline@egroups.com dan angkringan@egroups.com. Bukan mustahil kelancaran informasi secara vertikal memungkinkan aktualisasi rakyat tanpa perlu berhadapan PHH dan meminimalkan korban jiwa, dalam berdemokrasi, bahkan bila perlu tanpa mekanisme perwakilan / kepartaian yang mempertanyakan fungsi KPU.
Membangun Industri Teknologi Informasi
Untuk apa ada teknologi informasi jika tidak dapat membuka kesempatan usaha, lapangan kerja, meningkatkan pendapatan – demikian keluh banyak orang. Tantangan selanjutnya adalah proses & strategi yang perlu di ambil dalam membangun industri teknologi informasi. Agak sulit membahasnya karena banyak dimensi industri teknologi informasi, segmen ini sangat potensial untuk mendatangkan investor asing sehingga harus ada kebijakan insentif bagi investor asing untuk masuk agar segmen ini bisa tumbuh subur – tanpa menggunakan kebijakan berhutang ke ADB, IMF dan Bank Dunia.
Segmen industri yang tumbuh subur terutama bidang yang tidak ada monopoli sama sekali dan biasanya diluar kontrol pemerintah, seperti warung internet, e-commerce, komputer, software house. Berbeda dengan segmen telekomunikasi yang sangat diregulasi saat ini, tidak menumbuhkan terlalu banyak industri pendukungnya, yang ada kebanyakan pedagang peralatan. Di segmen industri tanpa monopoly ini selain pedagang, cukup banyak berkiprah inovator muda, cyberpreneur dll. Daftar sebagian industri IT ada di http://www.indopage.com didukung KADIN.
E-commerce menjadi jargon hot di awal tahun 2000 & diwarnai inisiatif besar seperti Lippo-e-net, Metrodata, Astra maupun Cybercity dan BHTV yang lebih kepada pendekatan supply. Dilapangan paling tidak ada empat (4) inisiatif besar yang berjalan terutama untuk e-commerce kelas bisnis to customer, seperti JATIS (www.jatis.com), telkom CommerceNet (www.commerce.net.id), Indosat I2 (www.i-2.co.id), dan e-commerce bisnis-to-bisnis IndosatCom (www.dagang2000.com). Biaya startup sebuah e-toko Rp. 2 juta, dengan biaya langganan Rp. 1.5 juta / bulan dengan berbagai keuntungan / insentif lainnya bahkan CommerceNet cukup dengan biaya tahunan yang dalam orde ratusan ribu saja. Komunitas e-commerce-pun mulai menjamur di warta-e-commerce@egroups.com, mastel-e-commerce@egroups.com, e-commerce@itb.ac.id, & i2bc@egroups.com.
E-commerce membutuhkan jaminan identitas dan kepercayaan para pelakunya melalui Certificate Authority (CA). CA Indonesia Indosign yang merupakan inisiatif bersama Indosat, Telkom, Pos, KADIN, DEPPERINDAG dan ITB baru saja diluncurkan. Jika CA Indosign berjalan baik, maka transaksi uang melalui Bank menjadi lebih terjamin. Akan tetapi isu besar tetap ada di root CA yang dikuasi negara kapitalis di dunia. Beberapa bank besar seperti BII, BCA, Bank Bali dll tampaknya telah bersiap untuk meluncurkan gateway pembayaran di Internet agar transaksi keuangan dapat dilakukan secara otomatis, aman dan online di Internet. BII tampaknya paling siap diantara bank lainnya.
Secara umum ada dua pendekatan yaitu (1) supply created demand dan (2) demand created supply. Umumnya pendekatan oleh inisiatif besar adalah supply created demand, artinya buat dulu e-toko-nya di Internet baru bersusah payah supaya pelanggan datang ke e-toko tsb. Pendekatan supply created demand hanya cocok untuk pemodal besar yang sanggup menahan napas dalam waktu lama sebelum demand tumbuh. Pendekatan ini umumnya di ekspose besar-besaran di media.
Pendekatan demand created supply merupakan pendekatan rakyat kecil yang tidak mempunyai modal cukup besar. Bertumpu pada 400+ mailing list Indonesia di Internet, seseorang dapat membangun kepercayaan dan komunitas di mailing list Internet – dua resep utama keberhasilan bisnis-to-bisnis di Internet. Berbagai transaksi dapat dilakukan baik untuk transaksi barang, informasi, pengetahuan maupun jasa (seperti konsultan dll). Bermodal sekitar Rp. 250.000 / bulan untuk telepon & akses e-mail Internet cukup untuk trafik e-mail sebesar 400-600 mail / hari – sangat tinggi untuk ukuran pengguna internet biasa. Kemampuan menulis & sedikit information warfare menjadi kunci sukses khususnya untuk industri jasa. Bagaimana dengan transaksi keuangan-nya? Biasanya transaksi keuangan e-commerce kelas teri cukup dilakukan secara manual tanpa payment gateway Internet. Memang tidak banyak di ekspose media massa, tapi sangat effektif untuk transaksi bisnis-to-bisnis dengan mitra di seluruh Indonesia bahkan dunia. Bukan mustahil jumlah transaksi uang di e-commerce kelas teri jauh lebih tinggi daripada e-commerce kelas kakap.
Pendekatan komunitas merupakan model standar dalam pengembangan industri IT di seluruh dunia. Contoh yang sangat typical adalah Linux yang sangat melegenda & merupakan kompetitor terberat Microsoft. Walaupun harga-nya praktis ‘nol’, Linux lebih banyak digunakan di server backoffice dan di ISP karena basis Internet sangat kuat di Linux. Apalagi spesifikasi server Internet Linux lebih rendah, Pentium 100 memory 16Mbyte dapat menjadi server. Sosialisasi bulanan seperti HP Linux Gaul-nya Mas Rudy Rusdiah meluaskan jumlah pengguna Linux desktop. Komunitas Indonesia bertumpu di Internet seperti KPLI.org, linux.or.id & mailing list linux, seperti, kpli@jakarta.linux.or.id, linux-admin@linux.or.id, linux-setup@linux.or.id, anggota@jakarta.linux.or.id, sysop-l@itb.ac.id maupun asosiasi-warnet@itb.ac.id.
Pelepasan gratisan soure terbuka Linux nyata-nyata mendorong industri perangkat lunak Indonesia, ada Microtronics Internusa yang bundling Linux untuk server & desktop. Trustix keamanan jaringan. Indospell pemeriksa ejaan. Banyak rekan yang membantu proses translasi pada proyek i18n. Termasuk mulai menyusun kamus online istilah komputer bahasa Indonesia. Trabas dengan sistem informasinya. Zen dengan manual Samba dan SWAT-nya. Andy dengan gMail-nya. WAHID dengan Billing WARNET. Owo Sugiana bahkan merelease program pengelola perpustakaan yang berbasiskan Postgress (Open Source) & billing system WARNET pada Linux. KMRG ITB yang mengembangkan perangkat digital library berbasis Linux & FreeBSD, melepas source-nya ke public agar bentuk jaringan pendidikan & perpustakaan menuju knowledge based society di Indonesia. Beberapa rekan Indonesia bahkan bergabung pada developer Linux internasional.
Microsoft Indonesia tentu tidak tinggal diam, usaha pembangunan komunitas yang gencar dilakukan oleh team community development Microsoft Indonesia. Dukungan dari berbagai industri perangkat lunak lokal di Indonesia juga cukup banyak seperti Intimedia, Lippo-e-Net, Sisindosat dll. yang umumnya merupakan perusahaan IT yang besar. Microsoft masih menguasai solusi enterprise dengan jaminan dukungan profesionalnya. Pengkondisian Microsoft juga berlanjut ke dunia pendidikan melalui inisiatif Campus Agreement agar mahasiswa cukup membayar Rp. 20-50.000 / bulan untuk perangkat Microsoft legal dan juga inisiatif Microsoft Authorized Academic Training Program AATP untuk mendidik SDM IT bersertifikasi Microsoft.
Knowledge Commerce & Pendidikan
Kemampuan Indonesia berkiprah dalam dunia informasi & internet sangat bergantung pada jumlah / massa orang terdidik. Kegagalan dalam meningkatkan jumlah orang terdidik di Indonesia akan melemahkan kemampuan Indonesia untuk berkiprah dan bertahan di dunia maya. Jelas sekali bahwa pendidikan menjadi isu yang sangat sentral bagi keberhasilan pembangunan dunia informasi Indonesia. Pada tingkat lanjut knowledge economy akan menguasai pasar, bukan e-commerce, e-economy.
Dari sisi infrastruktur, ITB telah lama mencoba membangun jaringan pendidikan AI3 Indonesia sehingga telah mengkaitkan 25+ lembaga pendidikan di seluruh Indonesia. Sebetulnya memalukan pemerintah khususnya BAPPENAS, karena sebagian besar pembangunan dilakukan secara swadana & swadaya masyarakat – bahkan hampir tanpa pinjaman Bank Dunia, IMF & ADB. Tapi cukup berhasil dengan pola-pola pemberdayaan masyarakat kampus melalui pelatihan dan training yang dilakukan oleh Computer Network Research Group CNRG ITB yang kemudian berlanjut pada diskusi interaktif di mailinglist seperti sysop-l@itb.ac.id dan ai3@itb.ac.id.
KOPERTIS IV Jawa Barat dipimpin oleh Dr. Iwan Kunaefi aktif melakukan sosialisasi di kopertis-iv@egroups.com agar terbentuk jaringan di 200+ PTS Jabar. KOPERTIS IV bahkan membangun jurnal online di http://jurnal-kopertis4.tripod.com. Pada tingkat SMK, Dr. Gatot H.P. DIKMENJUR, tanpa banyak bicara mengalahkan aktifitas SMU2000 APJII saat ini telah mengkaitkan 250+ SMK & Kanwil DIKNAS dan berdiskusi di dikmenjur@egroups.com. Target 3000 SMK tersambung di tahun 2002, untuk menekan biaya pendidikan, kesempatan magang diluar negeri, integrasi ke KADINDA, UKM dll.
Di atas infrastruktur internet pendidikan yang sifatnya swadaya masyarakat harus dijalankan program penunjang pendidikan, seperti pendidikan jarak jauh via Internet, menggunakan Web atau diskusi melalui e-mail, newsgroup. Pola diskusi interaktif ini merupakan pola yang sangat handal untuk mentransfer pengetahuan implisit / tacit.
Perlu kebijakan tertulis pemerintah supaya lembaga pendidikan dimungkinkan melakukan pendidikan jarak jauh dan tidak secara halus di “monopoly” oleh Universitas Terbuka (UT). Tentunya ada konsekuensi mekanisme kontrol kualitas & administratif yang harus di kaji dan dimudahkan seperti transfer kredit, akreditasi, audit bagi pendidikan melalui dunia internet yang berbeda paradigma dengan wahana konvensional. Pada sisi ekstrim, keberadaan badan akreditasi menjadi dipertanyakan bagi pendidikan berbasis Internet.
Jaringan internet pendidikan dan pendidikan jarak jauh merupakan sarana pengiriman informasi / pengetahuan saja. Sarana transfer informasi / pengetahuan hanya menarik jika ada koleksi pengetahuan yang dapat di transfer. Koleksi pengetahuan berupa karya tulis, thesis, tugas akhir, laporan penelitian adalah bahan yang bernilai sangat tinggi dalam bagi proses pendidikan jarak jauh. Mekanisme manajemen pengetahuan (knowledge management) telah dikembangkan sejak 2-3 tahun lalu oleh Knowledge Management Research Group (KMRG) ITB di digilib@itb.ac.id. Perangkat lunak knowledge management KMRG ITB berbasis UNIX FreeBSD / Linux dilepaskan secara gratis di Internet dengan harapan jaringan perpustakaan dapat tumbuh dan menjadi dasar jaringan pengetahuan Indonesia.
Masalah utama pembangunan jaringan perpustakaan digital adalah mengisi digital library-nya, apalagi user dapat dengan mudah mengambil seluruh teks-nya. Walaupun idealnya semua karya tulis, thesis, tugas akhir menjadi milik masyarakat supaya terasa manfaatnya bagi masyarakat banyak, hak cipta & hak paten terlalu gencar di gembar-gemborkan sehingga mengurungkan niat orang memasukan karyanya ke digital library secara elektronik. GNU Public License (public domain) dapat digunakan sebagai pengganti hak cipta yang menyulitkan rakyat. Saat ini inisiatif untuk membangun pengetahuan gratis & bebas berbasis Internet, Indonesia Digital Knowledge Foundation (IDKF) dibantu oleh banyak rekan di Internet, telah menyimpan 1200+ paper bahkan thesis S2, S3 total sekitar 620Mbyte & dapat gratis di ambil di Internet. Banyak situs pembawa IDKF seperti http://www.bogor.net/idkf/, http://www.detik.com/net/onno/jurnal/index.html, http://louis.idaman.com/idkf, http://louis.regex.com/idkf, ftp://kmrg.lib.itb.ac.id/, http://digital.lib.itb.ac.id, ftp://ftp.bentala.co.id/pub/artikel/, http://www.detik.com, ftp://ftp.mikrodata.co.id/artikel/, ftp://incuvl.mitra.net.id, ftp://prototype.indosat.net.id dan terus bertambah. Teman-teman APKOMINDO bahkan sekarang mensponsori untuk menyebar luaskan CD IDKF secara cuma-cuma. Bagi pembaca yang ingin mengkontribusi pengetahuan-nya secara gratis silahkan dikirim ke onno@indo.net.id. Kemudahan akses pengetahuan ini bukan mustahil mempercepat perputaran pengetahuan di Indonesia yang akhirnya mempercepat proses pemandaian bangsa. Kecepatan perputaran pengetahuan yang cepat melalui wahana Internet memungkinkan seorang menjadi pakar melalui “pendidikan” informal dan otodidak. Paradigma pendidikan formal, melalui ujian negara, proses akreditasi menjadi di pertanyakan. Rugikah si penulis yang menginfaqkan pengetahuannya? Insya Allah tidak, karena Allah tidak akan pernah salah menghitung & rizki, pahala sesuai dengan amal & ibadah.
Memang berat bagi lembaga pendidikan untuk membangun semua-nya dengan cara swadana & swadaya seperti di atas. Akan lebih menarik, jika saja DEPKEU mau sedikit me-rileks-kan peraturan yang ada untuk memungkinkan insentif bagi dunia usaha untuk membantu langsung dunia pendidikan, apakah itu dalam bentuk tax deducation, tax holiday, maupun bentuk insentif lain yang menguntungkan dunia usaha yang membantu pendidikan, seperti kemudahan akses telekomunikasi, khususnya untuk sekolah, madrasah & pesantren yang sekarang aktif diperjuangkan oleh Jaringan Informasi Islam JII@isnet.itb.ac.id,.
Penutup
Pada akhirnya teknologi informasi hanya alat bantu. Faktor manusia akan sangat menentukan kebaikan teknologi tersebut terutama untuk beramal bagi sebanyak mungkin umat manusia.
Comand dasar pada LINUX
PERINTAH DASAR LINUX
Perintah Linux merupakan cara kita untuk bisa berinteraksi dengan sistem Linux, dibawah ini merupakan perintahperintah
dasar yang sering digunakan. Untuk masuk konsole tekan Ctrl+alt+F1 sampai Ctrl+alt+F6, atau bisa
menggunakan aplikasi konsole di GUI (start application – system – konsole/terminal)
maka akan ada tampilan
localhost login: (kita bisa login dengan root atau user lain yg ada)
password: (isi password user login anda)
setelah proses authentifikasi selasai, maka kita telah siap ngoprek
A. PERINTAH UNTUK MENCARI BANTUAN
Segala perintah dan managemen di linux ada dalam dokumentasi lengkap yang bisa kita jadikan referensi sangat
berharga, makanya sebelum tanya temen, cari manualnya dulu, ok
man
manual, digunakan untuk mencari referensi perintah & utilitas di Linux
man cp, menampilkan fungsi cp beserta option apa saja yang yang ada
info
menampilkan dokumentasi linux dalam format info (hampir sama dengan man)
info md5, menampilkan deskripsi kegunaan md5, beserta optionnya
whatis
penjelasan singkat tentang perintah dan utilitas di Linux
whatis clear, menampilkan penjelasan singkat fungsi clear
B. ATURAN PERINTAH DI LINUX
Dalam mengetikkan perintah ke sistem Linux, terdapat aturan umum sebagai berikut:
rm, cp, mv, -R, v, i, f, i, /home/hapus.exe
rm -Rf /home/coba1.odt
penulisan option diawali dengan – (minus) dan bersifat opsional (tidak wajib), tetapi dalam suatu keadaan
digunakan untuk mempertegas dan memperjelas perintah kita ke sistem, secara garis besar arti option adalah
sebagai berikut, -untuk lebih jelas lihat di man dan dipraktekkan
R, r recursive, yang berarti mengulang perintah tersebut secara berulang rekursif (rm -r)
f force, memaksa perintah tersebut, tanpa ada peringatan ke user lagi
i interactive, mengkonfirmasikan ke user sebelum perintah dikerjakan
v verbose, menampilkan proses eksekusi perintah yang terjadi
h hash, menampilkan proses eksekusi perintah dalam bentuk prosentase
a all, menampilkan semuanya
s symbolic, hanya membuat link (shortcut)nya saja.
C. MANAJEMEN FILE
Dibawah ini adalah perintah untuk memanajemen file dan direktori, termasuk membuat, menghapus, memindah,
memodifikasi dll, disini disertakan option yang sering digunakan (coba ketik option satu-persatu dan cari
perbedaan setiap option, oke..)
ls -a, l
list, untuk menampilkan list/daftar direktori dan file di direktori aktif sekarang
ls, ls /etc, ls -la, ls -l /home
cd
change directory, menuju ke direktori tujuan
cd .., cd /, cd /usr/local, cd ../man
mkdir
make directory, membuat direktori baru
mkdir ksl-uad, mkdir /mnt/win_c
rmdir
remove directory, menghapus hanya direktori kosong
rmdir ksl-uad, rmdir /mnt/win_c
rm -r, f ,i, v
remove, menghapus file, jika ingin menghapus direktori yang berisi file menggunakan option -r
rm -r /home/rahasia (hapus direktori)
rm jadwal.odt (hapus file)
cp -r, v, s
copy, mengkopi file/direktori ke tempat tujuan, jika ingin mengkopi file dan tujuannya masih berupa direktori
maka secara otomatis akan dibuatkan filenya di dalam direktorinya.
cp
cp /home/ksl-uad /usr/local
mv -f, i, v
move, memindah file/dir ke tempat tujuan atau untuk rename file/direktori
mv
mv ksl-uad ksl (rename ksl-uad menjadi ksl)
mv -i /home/ksl /mnt/c (memindah direktori ksl ke /mnt/win_c)
ln -s
link, membuat link(shortcut) dari suatu file ke file/direktori yang lain
ln -s xmms /home/tamu/Desktop (membuat shortcut xmms di desktop tamu)
more, less
menampilkan isi file secara berurutan perlayar/perlembar (cari perbadaannya ya…)
more /etc/lilo.conf
cat
concatenate, menampilkan seluruh isi file secara langsung dari awal sampai akhir, dan bisa digunakan untuk
menggabungkan 2 file (caranya gimana ya…, maaf ini termasuk pemrograman shell, diluar pembahasan kita,
masih bertanya-tanya…, cari aja referensi ttg pemrograman shell)
cat /etc/lilo.conf
mount
untuk mengaitkan/shortcut suatu device (partisi HD, cdrom, flashdisk) kedalam direktori /mnt, sehingga
device/file itu bisa diakses. inga’… for secure, semua device di *NIX/Linux dianggap sebagai file
mount /dev/hda1 /mnt/win_c
D. OWNER DAN IZIN AKSES FILE/DIREKTORI
Dalam sistem linux, setiap file ada yang memiliki dan secara default ia berhak penuh atas file-filenya, user lain
tidak berhak mengatur filenya kecuali root, dan setiap device di Linux (cdrom, flashdisk, floppy, dll) dianggap
sebagai file, hal ini untuk keamanan pengaksesan dan managemen sistem yang handal.
Kepemilikan File secara subjektif dibagi atas:
u user, yaitu yang memiliki file/dir tersebut (owner)
g group, yaitu kelompok yang didalamnya terdiri dari user-user
o other, bukan user dan kelompok yang memiliki file/direktori
Macam-macam hak akses file:
simbol huruf keterangan
x 1 execution, berhak mengeksekusi file tersebut
w 2 write, berhak menulis, merubah, menghapus file tersebut
r 4 read, hanya bisa membaca file tersebut (read only)
Merubah hak akses
untuk merubah hak akses suatu file/direktori bisa dengan huruf atau simbol menggunakan perintah:
chmod -R, v, f
studi kasus:
jika kita mengetikkan perintah ls -l maka muncul daftar dalam sebuah direkori:
izin akses user group id tgl membuat jam namafile/dir.
drw- rw- — 2 root root 3022 2004-03-16 02:18 music
-rwx r– rwx 1 paijo users 492 2005-09-27 14:07 halo.cpp
Rubahlah hak akses dengan kasus dibawah ini:
1. direktori music diatas agar bisa ditulis, dibaca oleh owner dan group dan hanya dibaca oleh other.
2. file halo.cpp diatas agar hanya bisa dieksekusi, dirubah, dibaca oleh owner, dilihat oleh groupnya dan
other tidak bisa apa-apa (access denied)
dengan angka user group other
1. chmod 664 music rw- rw- r– jadi (4+2+0) (4+2+0) (4+0+0) =664
2. chmod 740 halo.cpp rwx r – - – — jadi (4+2+1) (4+0+0) (0+0+0) =740
dengan simbol
1. chmod o+w music -> o=other ditambah hak akses menulis w=write
2. chmod o-rwx halo.cpp -> o=other dikurangi hak membaca, menulis dan exekusi rwx
Mengganti root sistem
chroot
Dengan sedikit trik, kita bisa menduduki sistem lain dan berkuasa atas sistem tersebut layaknya sistem sendiri,
contohnya jika kita lupa password Linux kompi kita, kita bisa menjalankan Linux live-cd (knoppix, ubuntu, dkk),
masuk konsol, mount sistem Linux kompi kita, dan menjalankan chroot
mount /dev/hda5 /mnt/redhat (diasumsikan partisi Linux kita di hda5)
chroot /mnt/redhat (setelah masuk kita ganti password Linux Kompi dengan passwd)
Mengganti login user biasa ke root (sementara)
Ketika kita hendak mengkonfigurasi sistem yang hanya bisa diakses oleh root padahal kita login sebagai user
biasa, maka langkah termudahnya kita login ke root (tanpa logout), dengan
su
enter root password: (ketik password root)
maka kita telah masuk sebagai root, dan untuk keluar dari root ketik exit.
Untuk keluar dari user kita ketik logout
E.MANAGEMEN USERS DAN GROUPS
untuk keamanan, penambahan dan penghapusan user hanya bisa dilakukan oleh root, sedangkan
penambahan/perubahan password user bisa dilakukan oleh root dan user itu sendiri.
useradd, adduser -d, G
menambah user baru, bisa menggunakan opsi -d untuk membuat direktori home user tersebut, -G menentukan
group user tersebut, tetapi biasanya dibuatkan secara otomatis oleh sistem.
useradd sekretaris, adduser paijo
userdel -r
user delete, menghapus user yang telah ada, opsi -r jika ingin menghapus home-user yang dihapus, tetapi biasanya
sistem akan menghapus home-user secara otomatis
userdel sekretaris, userdel paijo
passwd
password, memberi password kepada user, jika merubah password-user itu sendiri bisa pakai passwd (tanpa ditulis
nama-user). Maka akan muncul tampilan
newpassword:
reenter newpassword:
usermod -e, d, G
modifikasi account suatu user, termasuk mengganti group dan membatasi umur kadaluarsa user
usermod paijo -G users
users
menampilkan user-user yang sedang aktif di system kita saat ini
users
groupadd
menambah group, group di Linux bukan hanya untuk pemakai/user, tetapi lebih identik dengan kelompok yang
ada di sistem Linux, lihat di /etc/group (lihatnya boleh pake more, less, cat, dll)
root::0:root (nama-group : : id-group : anggota group)
bin::1:root,bin,daemon
users::100:
groupadd member-ksl
groupdel
group delete, menghapus group yang telah ada di /etc/group
groupdel member-ksl
groupmod -g, o
untuk memodifikasi/merubah no-id group tersebut
groupmod member-ksl -g 103
groups
menampilkan groups yang sedang aktif di system kita
groups
F. PERINTAH UNTUK MENGETAHUI INFORMASI SISTEM/PROSES
Dibawah ini adalah perintah untuk mengetahui informasi sistem yang sedang berjalan
uname -a, s, n, r, v, m, p ,i ,o
untuk mengetahui informasi sistem,termasuk release kernel, jenis prosessor, dll
du -a, b
disk used,menampilkan estimasi kegunaan ruang disk yang terpakai
df
disk free, menampilkan kapasitas disk terpakai, dan trik untuk melihat partisi/device yang termount, contoh: kita
ingin mengetahui apakah flashdisk kita sudah termount atau belum
free
untuk mengetahui pemakaian memori (RAM dan Swap), di sistem Linux
pstree
top
menampilkan proses yang sedang berjalan secara realtime (kontinue)
ps -A, aux
proses, menampilkan proses yang berjalan pada waktu kita ketikkan perintah ini
kill
menghentikan proses yang sedang berjalan, nomor id_proses dapat dilihat dengan perintah top atau ps -A atau ps -
aux
w, who
menampilkan users yang sedang login di system kita
pwd
print working directory, menampilkan di direktori mana posisi kita sekarang
date
menampilkan hari, tanggal, waktu sekarang
kernelversion
untuk mengetahui versi kernel sistem kita sekarang.
cfdisk -l
untuk mengetahui partisi Hard disk/media penyimpanan dalam komputer, termasuk flashdisk.
Konfigurasi sistem
dibawah ini merupakan konfigurasi yang sering dilakukan:
/etc/fstab atau mtab
Semua partisi dan device di script ini akan dimount secara otomatis oleh sistem ketika booting.
/etc/passwd
semua data user, password, group, id user, nama user, home user, dan shell user berada disini
/etc/shadow
password user terenskripsi, expire date user, dan proses authentifikasi password user akan dicocokkan disini
/etc/X11/xorg.conf atau XF86config
konfigurasi tentang tampilan GUI(graphic user interface), termasuk konfigurasi keyboard, mouse, monitor,
resolusi monitor, dan vga berada disini
/etc/rc.d/
ketika booting sistem akan mengecek hak akses dan menjalankan semua services yang ada di dalam direktori ini.
(-rwxr-xr-x)
G. TEKS EDITOR
Teks editor merupakan tool bantu untuk membuat dan mengedit file konfigurasi/program. Terdapat bermacammacam
teks editor di Linux seperti vi, vim, joe, kate, ex, kwrite, ed, kedit, mc dengan berbagai kelebihan masingmasing,
tetapi disini kita membahas tentang teks editor vi yang merupakan teks editor standar *NIX/Linux.
Modus dalam teks editor
Modus vi ada 2 macam, yang dapat dilihat di pojok bawah sebelah kanan:
1. mode command (perintah)
mode ini digunakan untuk memberikan perintah seperti simpan, hapus, keluar dll
untuk masuk di mode ini kita tekan esc
2. mode insert (masukan)
digunakan untuk menulis atau mengedit teks
untuk masuk di mode ini tekan insert atau i
Membuat file baru
untuk membuat file baru kita ketikkan vi dan diikuti nama file yang hendak kita buat.
vi haloksl.cpp, vi catatan.txt, vi ngoprex
maka kita masuk pada modus command, kita tekan insert atau i untuk masuk ke mode insert, disini kita bisa
menulis file/program, misalnya dengan memakai bahasa c, c++, java, phyton, maupun surat cinta he..he..
Mengedit file
untuk mengedit file/program yang telah ada kita tinggal mengetikkan vi diikuti nama file yang hendak kita edit
vi /etc/lilo.conf, vi renungan, vi haloksl.py
Menyimpan dan Keluar dari teks editor
Untuk menyimpan dan keluar dari teks editor kita masuk ke mode command dengan menekan Esc, dan diikuti
:wq atau shift+z z dibawah ini merupakan perintah yang sering digunakan dalam modus command:
:w untuk menyimpan (save)
:q untuk keluar (quit)
:q! untuk keluar tanpa menyimpan
x untuk mendelete teks di bawah kursor dalam modus command